Panduan Memilih VGA Card yang Tepat Untuk PC

memilih-vga-card-untuk-pc
Bagikan Artikel Ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Bingung memilih VGA Card yang tepat untuk PC lama Anda? Berikut ini akan Computory jelaskan bagaimana cara melakukannya.

Memilih VGA card itu sebenarnya gampang-gampang sulit, terutama apabila PC yang Anda miliki sudah berusia lebih dari 10 tahun, dan sudah lama tidak melakukan pembaruan pada komponen-komponen hardware nya.

Walaupun begitu, ada beberapa jenis kartu grafis kelas atas yang masih mampu digunakan untuk PC yang bahkan sudah berusia 20 tahun sekalipun, misalnya NVIDIA RTX 2080Ti dan AMD Radeon RX 5700 XT, yang mungkin malah bisa digunakan untuk komputer yang usianya di atas 20 tahun.

Akan tetapi, Anda juga tidak bisa begitu saja langsung membeli VGA card tanpa mengetahui kondisi komponen PC terlebih dahulu, dan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Ketersediaan slot PCIe x16 pada motherboard
  • Ruang yang cukup pada casing
  • Power supply (PSU) yang memiliki konektor 6 dan 8-pin untuk PCI-e Graphis (PEG) dan daya nya,
  • CPU dan RAM yang layak sehingga terhindar dari bottleneck.

Ketersediaan slot PCIe x16 pada Motherboard

Slot PCIe x16 ini umumnya ada pada kebanyakan motherboard, dan umumnya VGA card yang ada saat ini juga menggunakan slot tersebut. Kalau motherboard Anda memiliki slot ini, tidak akan ada masalah meskipun VGA card yang Anda beli menggunakan slot x4, x1, atau x8 karena akan tetap bisa berjalan dengan lancar.

Kebalikannya, kalau motherboard Anda misalnya memiliki slot x4, maka jangan harap VGA Card dengan slot x16 akan bisa dijalankan. Apabila ini yang terjadi maka sebaiknya mengganti motherboard dimasukkan ke dalam daftar rencana Anda.

Ruang yang cukup pada casing

Hal kedua yang penting untuk diperhatikan adalah ketersediaan ruang pada casing Anda, terutama kalau ingin membeli VGA Card kelas atas yang juga memiliki ukuran ekstra lebar dan ekstra panjang.

Sebaiknya ukur dulu berapa ruang kosong yang ada, kemudian baru memilih VGA card yang ukurannya sesuai, tapi jangan terlalu ngepas. Misalnya ukuran ruang adalah 300mm, jangan membeli kartu VGA yang panjangnya juga 300mm, tetapi cari yang di bawah itu misalnya 200mm atau 250mm.

Power Supply (PSU)

Hindari juga membeli VGA card, terutama yang kelas atas, namun PSU masih menggunakan PSU bawaan casing yang kualitasnya dipertanyakan. Cek spesifikasi VGA card dan lihat kebutuhan dayanya berapa. Beberapa contoh bisa dilihat pada tabel berikut:

GPU PEG Connectors Minimum PSU Recommended PSU Example Graphics Cards
Dual 8-pin PEG 550W 750W or larger RTX 2080 Ti, RTX 2080 Super
8-pin plus 6-pin PEG 500W 650W RTX 2070 Super, RTX 2070, RX 5700 XT, RX 5700
Single 8-pin PEG 450W 550W RTX 2060 Super, RTX 2060, RX 5600 XT, RX 5500 XT, GTX 1660 Super
Dual 6-pin PEG 450W 550W Deprecated – GTX 980 and GTX 970
Single 6-pin PEG 350W 400W GTX 1660, GTX 1650 Super, GTX 1650
None 150W 250W GTX 1050

Belilah Power Supply yang berkualitas, karena ini bisa dibilang salah satu komponen krusial apabila ingin memiliki PC yang stabil dan relatif minim masalah dibandingkan yang memakai PSU asal-asalan.

Apabila PC Anda adalah built-up alias PC yang dikeluarkan oleh brand-brand ternama seperti HP, ACER, Dell, atau Lenovo, maka kemungkinan besar PSU yang mereka sediakan tidak bisa ngangkat VGA card kelas atas, dan kalau ternyata PSU tertanam pada casing, maka Anda harus membeli casing dan PSU baru.

Jangan juga menghitung daya terlalu ngepas antara VGA card dengan PSU, karena ingat, komponen lainnya pada PC seperti Motherboard, Hard disk, dan CPU juga membutuhkan listrik. Pastikan juga konektor PSU sesuai dengan yang dibutuhkan oleh VGA Card.

CPU dan RAM

Misalnya Anda memiliki CPU intel i7 generasi lawas dan RAM 4GB, yang kemudian disandingkan dengan VGA Card RTX 2080 Ti, itu masih terbilang cukup untuk menjalankan beberapa game terbaru dengan settingan menengah ke atas, tapi sudah pasti RAM kurang memadai terutama untuk game yang butuh RAM minimal 8 GB, sementara CPU lawas akan berpengaruh terhadap framerate yang sudah pasti tidak bisa terlalu tinggi.

Kalau itu yang terjadi, ada baiknya pertimbangkan untuk meng-upgrade PC Anda ke komponen-komponen yang lebih baru, atau lupakan saja keinginan untuk memainkan game AAA dengan settingan Ultra High karena kemungkinan besar itu tidak mungkin bisa dilakukan.

Terutama kalau motherboard Anda malah masih menggunakan slot AGP untuk VGA Card, sebaiknya benar-benar dilupakan saja keinginan untuk bermain game terkini.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *