Macam dan Jenis Ukuran Motherboard

Bagikan Artikel Ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Apa saja macam dan jenis ukuran Motherboard? Berikut ini akan Computory jelaskan perbedaan dan standardisasi untuk masing-masing ukuran tersebut.

Jenis dan Macam Ukuran Motherboard

Meskipun ada puluhan jenis ukuran untuk motherboard pada komputer desktop, kebanyakan dari mereka sudah usang atau dikembangkan untuk tujuan khusus. Akibatnya, hampir semua motherboard konsumen yang dijual hari ini hanya memasukkan salah satu dari faktor bentuk ini: Mini-ITX, MicroATX dan ATX.

ukuran-motherboard
Sumber: buildcomputers.net

Atau bisa juga melihat perbandingan yang lebih banyak lagi seperti dikutip dari Wikipedia:

By VIA Gallery from Hsintien, Taiwan – VIA Mini-ITX Form Factor Comparison uploaded by Kozuch, CC BY 2.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=3928561

Umuimnya yang akan kita temukan di pasaran atau marketplace seperti Tokopedia dan Shopee berasal dari jenis Micro-ATX dan ATX, sementara Mini-ITX sangat jarang beredar, Nano ITX lebih jarang lagi, dan Pico-ITX biasanya hanya ada pada perangkat khusus seperti Raspberry Pi.

Ada juga ukuran lainnya yang juga langka tapi tetap tersedia, seperti misalnya motherboard Gigabyte berikut ini yang berukuran XL-ATX untuk digunakan dengan AMD Ryzen seri Threadripper.

Gigabyte Motherboard Socket sTRX4 XL-ATX 8 x DDR4 TRX40 AORUS XTREME ukuran 32.5cm x 27.5cm

Ukuran motherboard ini akan mempengaruhi banyak hal yang terkait dengan luas dimensi yang ada pada suatu motherboard, seperti:

  • Ukuran CPU
  • Jumlah slot RAM / DIMM
  • Jumlah slot PCI
  • Jumlah slot PCI-express untuk VGA Card
  • Jumlah koneksi SATA
  • Jumlah slot ekspansi lainnya (USB, audio, dsb)
  • Ukuran Casing CPU yang digunakan
  • Daya Power Supply yang diperlukan

Dari sekian banyak jenis ukuran motherboard, micro-ATX tergolong yang paling lazim ditemui dan paling murah harganya, bahkan dibanding ukuran yang lebih kecil seperti mini-ITX.

Ini dikarenakan micro-ATX lah yang paling mencukupi kebutuhan banyak orang dan juga anggaran, sementara yang lainnya lebih kepada pemilik anggaran besar atau yang ingin memiliki PC dengan kebutuhan yang spesifik seperti gaming dan HTPC (Home Theatre PC).

Dari sisi produksi pun micro-ATX akan lebih murah biayanya karena tidak memerlukan slot sebanyak ATX pada umumnya dan tidak membutuhkan komponen kecil seperti pada mini-ITX yang akan menjadikan biaya produksi membengkak.

Tabel Perbandingan Ukuran Motherboard

Untuk mempermudah penggambaran, berikut ini adalah tabel perbandingan ukuran antara ATX, Micro-ATX, dan mini-ITX beserta rentang jumlah slot yang umum disediakan:

 

Mini-ITX

Micro-ATX

ATX

Ukuran Max. 17 x 17 cm 24.4 x 24.4 cm 30.5 x 24.4 cm
Slot RAM 2 2 – 4 2 – 8
Tipe RAM DIMM, SODIMM DIMM DIMM
Slot Ekspansi 1 2 – 4 4 – 7
Slot VGA Card 0 -1 1 – 3 1 – 4
SATA 2 – 6 4 – 8 4 – 12

Memilih Ukuran Motherboard yang Tepat

Untuk memilih ukuran motherboard yang tepat untuk kebutuhan Anda, cobalah pertimbangkan beberapa hal berikut ini sebelum melakukan pembelian :

  1. Beli sesuai kebutuhan. Apakah PC akan digunakan untuk gaming, editing, atau hanya melakukan pekerjaan ringan sehari-hari seperti browsing, office, dsb. Untuk kebutuhan sehari-hari ukuran micro-ATX sudah cukup dan masih ada ruang untuk ekspansi.
  2. Rencana ekspansi di kemudian hari. Misalnya Anda membeli motherboard untuk gaming tingkat tinggi, sebaiknya pertimbangkan membeli motherboard ukuran ATX dengan slot VGA card lebih dari satu dan slot RAM yang banyak supaya saat ekspansi tidak perlu membeli motherboard lag.
  3. Jenis socket CPU. Faktor utama yang perlu dijadikan pertimbangan adalah jenis socket CPU yang Anda (ingin) beli. Pastikan sesuai dengan socket CPU yang disediakan motherboard.
  4. Ukuran casing PC. Ini juga penting untuk dipertimbangkan, karena ukuran casing yang terlalu sempit akan menyulitkan Anda untuk melakukan ekspansi, dan bisa jadi motherboard tidak muat dimasukkan ke dalamnya.

Dengan memikirkan pertimbangan-pertimbangan di atas, diharapkan Anda tidak menjadi gegabah dalam melakukan pembelian sehingga bisa mendapatkan produk yang opytimal untuk kebutuhan dan sesuai dengan anggaran yang Anda inginkan.

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *