11 Ciri ciri Hardisk Eksternal Rusak

ciri-hardisk-eksternal-rusak
Bagikan Artikel Ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Berikut adalah informasi tentang ciri ciri hardisk eksternal rusak agar Anda bisa lebih memahami seputar hal tersebut.

Hardisk eksternal adalah perangkat yang umum digunakan untuk menyimpan data atau file yang kita butuhkan secara portabel alias bisa kita bawa kemana-mana dan akan kompatibel dengan banyak jenis PC maupun laptop atau notebook.

Karenanya akan sangat krusial untuk mengetahui gejala yang mungkin terjadi, yang menandakan bahwa hardisk eksternal milik kita mengalami kerusakan, sehingga data-data bisa segera di backup atau dipindahkan ke hardisk lain sebelum hilang selamanya akibat kerusakan.

Gejala kerusakan yang ada pada hardisk eksternal sebagian besar serupa dengan hardisk internal, tetapi ada satu faktor penting yang membedakan, yaitu pada casing hardisk yang kita pakai, terutama pada konektor dan kabel-kabel yang tersambung ke hardisk yang ada di dalamnya.

Ciri-ciri Hardisk Eksternal Rusak

Beberapa ciri yang umum terjadi dan perlu diketahui antara lain:

Bau gosong pada casing

Apabila tercium bau gosong, segera cabut kabel USB casing dari komputer, dan apabila bisa coba bongkar casing dan pindahkan hardisk ke casing yang lain atau pasang pada konektor internal di motherboard.

Ini biasanya terjadi karena casing hardisk bermasalah, entah di kabel-kabelnya atau faktor kelistrikan. Sebaiknya casing tersebut tidak digunakan lagi.

Hardisk eksternal tidak terbaca

Hardisk eksternal tidak terbaca pada Windows atau sistem operasi tidak berarti semerta-merta ada kerusakan pada perangkat tersebut, karena bisa jadi Windows mengalami konflik atau ada kerusakan pada kabel USB atau pada konektor di dalam casing, atau kerusakan pada port USB pada PC atau laptop.

BACA JUGA  4 Cara Memasang RAM pada Komputer dengan benar

Beberapa cara yang bisa dicoba antara lain:

  • Coba colokkan hardisk eksternal ke PC atau laptop lainnya dan periksa apakah hardisk terbaca atau tidak. Jika bisa terbaca, maka hardisk tidak bermasalah.,
  • Coba restart Windows atau OS yang digunakan kemudian coba dicolokkan kembali,
  • Coba tukar kabel USB yang menghubungkan antara hardisk eksternal ke PC/laptop
  • Coba colokkan ke port USB lainnya pada PC atau laptop,
  • Coba lepas casing dan sambungkan hardisk tersebut langsung ke motherboard PC

Apabila semuanya tidak berhasil, kemungkinan besar hardisk memang sudah rusak secara fisik.

Drive milik Hardisk Ekstenal tidak mau terbuka atau hang atau muncul pesan error

Apabila drive hardisk muncul saat dicolokkan tapi tidak mau dibuka / loading lama tapi tidak terbuka / muncul pesan error di windows explorer, coba colokkan hardisk eksternal ke PC atau laptop lain, dan restart windows pada perangkat pertama yang tidak mau membaca hardisk.

Apabila di perangkat lain terbaca, berarti hardisk eksternal tidak mengalami masalah, hanya perlu restart Windows saja di perangkat pertama.

Muncul perintah untuk format hardisk

Ada beberapa kemungkinan yang menyebabkan ini terjadi, di antaranya:

  • Sistem file tidak dikenali oleh Windows. Misalnya, sistem file adalah Ext 2/3/4.
  • Drive eksternal mengalami pemadaman listrik tiba-tiba saat berfungsi.
  • Hard drive terinfeksi virus.
  • Hard drive dilengkapi dengan beberapa bad sector.
  • Hard drive dilepas tanpa ‘safely remove’.

Untuk megatasinya, coba beberapa cara berikut:

  • Sambungkan ke komputer lain atau sistem operasi lain dan periksa apakah Anda berhasil membuka hard drive.
  • Coba port USB lain.
  • Restart komputer Anda dan hubungkan kembali drive ke komputer.
  • Jalankan perangkat lunak anti-virus untuk memeriksa dan menghapus kemungkinan virus pada hard drive eksternal.
BACA JUGA  Apa Fungsi Clock Speed pada Processor ?

Beberapa gejala lainnya yang menjadi ciri-ciri hardisk eksternal rusak, yang mana apabila terjadi sudah hampir dipastikan ada kerusakan fisik pada hardisk antara lain adalah :

Terdengar bunyi klik, Berputar atau Gesekan

Suhu yang terlalu panas (di atas normal)

Waktu Akses File Sangat Lambat

File dan Folder Tidak Ada atau Rusak

Terjadi Masalah boot atau Mount

Komputer tidak mau menyala

Terjadi Blue Screen (BSOD)

Apabila salah satu atau beberapa diantara itu yang terjadi, Anda masih bisa mencoba menghubungkannya ke komputer/PC atau laptop lainnya untuk melihat apakah hardisk masih bisa terbaca atau tidak. Kami sarankan untuk segera memindahkan file-file yang ada di dalamnya dan scan hardisk menggunakan antivirus.

Anda juga bisa melakukan beberapa metode pengecekan seperti yang pernah kami jelaskan dalam artikel berjudul “Cara Tes Hardisk Rusak atau Tidak“, yang metodenya antara lain:

  1. Tes Hardisk Rusak Menggunakan CHKDSK
  2. Tes Hardisk Rusak Menggunakan Software Milik Manufaktur
  3. Tes Hardisk Rusak Menggunakan Software Pihak Ketiga

Membeli Hardisk Eksternal Baru

Apabila semua cara sudah dicoba namun tetap saja hardisk eksternal tidak terdeteksi atau tidak terbaca, mungkin memang sudah waktunya untuk mengganti hardisk dengan yang baru. Berikut ini rekomendasi beberapa merk hardisk disertai link/url afiliasi Computory bagi yang tertarik untuk belanja hardisk eksternal baru:

  1. Seagate Expansions 2.5″ 1TB – Rp799,000 – Beli Sekarang
  2. Seagate UltraTouch 2.5″ 2TB – Rp1,179,350 – Beli Sekarang
  3. Seagate Backup Plus 3.5″ 4TB – Rp1,720,100 – Beli Sekarang
  4. WD MyPassport 2.5″ 1TB – Rp715,900 – Beli Sekarang
  5. WD MyPassport 2.5″ 2TB – Rp1,071,000 – Beli Sekarang
  6. WD MyBook 3.5″ 4TB – Rp1,658,000 – Beli Sekarang

Artikel Lainnya

Aksesoris Komputer dan Laptop

Link/URL di bawah merupakan link afiliasi, di mana Computory akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang dilakukan mengggunakan link tersebut.

Tinggalkan Balasan