5 Game Action PC Terbaik Tahun 2020

action-games-pc-2020-computory

Bagikan Artikel Ini

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Berikut ini adalah daftar game Action PC Terbaik 2020 yang bisa Anda coba mainkan, yang diharapkan dapat memberikan keseruan pada saat dimainkan sendiri ataupun bersama-sama.

Game Action merupakan salah satu genre yang paling banyak tersedia dan umumnya cocok dimainkan oleh segala kalangan usia ataupun gender. Terkadang game ini bisa dimainkan dalam mode single-player, co-op, atau bahkan multiplayer baik lokal maupun online.

Umumnya, game denan genre ini lebih menekankan tantangan fisik, termasuk koordinasi tangan-mata dan waktu reaksi. Genre ini mencakup berbagai macam sub-genre, seperti game pertarungan, beat beat, game shooter, dan game platform. Arena pertempuran online multi-player dan beberapa game strategi real-time juga sering dianggap sebagai game aksi.

Dalam game Action, pemain biasanya mengontrol karakter dalam bentuk protagonis atau avatar. Karakter pemain ini harus menavigasi level, mengumpulkan objek, menghindari rintangan, dan melawan musuh dengan keterampilan alami mereka serta senjata dan alat lain yang mereka miliki.

Pada akhir level atau grup level, pemain biasanya diharuskan mengalahkan musuh bos yang lebih menantang dan seringkali antagonis utama dalam cerita permainan. Serangan musuh dan rintangan menguras health dan lives milik si karakter, dan pemain menerima game over setelah kehabisan nyawa.

Berikut ini beberapa daftar game Action terbaru tahun 2020 yang bisa Anda dapatkan melalui platform Steam atau sejenis.

BACA JUGA  Cara Memperbaiki Komputer Tidak Mau Menyala

Daftar Isi

1. Half-Life: Alyx

Half-Life: Alyx adalah game Action-FPS virtual reality (VR) yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Valve.

Latar game adalah pada masa di antara Half-Life (1998) dan Half-Life 2 (2004), dan para pemain akan mengendalikan Alyx Vance dalam sebuah misi untuk merebut senjata super milik alien Combine.

Anda akan menggunakan VR untuk berinteraksi dengan lingkungan dan melawan musuh, menggunakan “sarung tangan gravitasi” untuk memanipulasi objek, yang mirip dengan pistol gravitasi dari Half-Life 2.

Elemen-elemen Half-Life tradisional juga dibawa kembali, seperti teka-teki fisika, pertempuran, eksplorasi dan horor.

2. Deep Rock Galactic

Deep Rock Galactic adalah video game action kooperatif FPS yang dikembangkan oleh studio indie Denmark Ghost Ship Games dan diterbitkan oleh Coffee Stain Publishing. Setelah sekitar dua tahun dalam akses awal, akhirnya game ini dirilis pada bulan Mei 2020 untuk Microsoft Windows dan Xbox One.

Deep Rock Galactic adalah permainan video penembak orang pertama kooperatif  yang bisa dimainkan antara 1-4 pemain di mana pemain bekerja bersama sambil menjelajahi sistem gua yang dihasilkan secara prosedural.

Pemain mengambil peran empat kurcaci luar angkasa yang ditugaskan untuk berbagai misi, yang mencakup banyak tujuan seperti menambang mineral tertentu, mencuri telur asing, menghilangkan target, atau mengambil peralatan yang hilang.

Anda juga bisa menyelesaikan misi sekunder (biasanya mengumpulkan bahan atau barang lain) untuk menerima kredit tambahan, yang digunakan untuk meningkatkan senjata dan kemampuan pemain, dan poin pengalaman, yang meningkatkan level pemain.

Permainan berlangsung di gua-gua gelap di Hoxxes IV, sebuah planet berbahaya yang penuh dengan mineral, bioma, dan serangga. Bioma adalah tempat misi berlangsung, dan berkisar dari tambang garam galaksi hingga terowongan radioaktif. Antagonis utamanya adalah berbagai kawanan arachnida alien yang disebut Glyphids.

3. Black Mesa

Black Mesa adalah game Action-FPS yang dikembangkan dan diterbitkan oleh Crowbar Collective. Ini adalah remake pihak ketiga dari Half-Life menggunakan engine Source.

Awalnya diterbitkan sebagai mod gratis pada September 2012, game ini akhirnya diberikan persetujuan oleh Valve (pengembang Half-Life) untuk rilis komersial.

Versi komersial pertama kali diterbitkan sebagai early access pada Mei 2015 dan versi penuh nya akhirnya dirilis pada Maret 2020 untuk Microsoft Windows dan Linux, dengan rencana kedepannya untuk versi macOS.

Black Mesa mengharuskan pemain untuk melakukan tugas-tugas tempur dan menyelesaikan berbagai teka-teki untuk maju melalui permainan.

Dari sudut pandang desain, gameplay inti sebagian besar tetap tidak berubah dari basis game Half-Life yang asli.

Pemain dapat membawa sejumlah senjata yang mereka temukan selama permainan, meskipun mereka juga harus menemukan dan memantau amunisi untuk sebagian besar senjata.

Karakter pemain dilindungi oleh semacam baju hazmat yang memantau kesehatan pemain dan dapat digunakan sebagai perisai yang dapat menyerap sejumlah kerusakan dalam jumlah terbatas.

Pack kesehatan dan baterai dapat ditemukan tersebar di seluruh permainan, serta stasiun yang dapat mengisi ulang kesehatan atau daya baterai dari pakaian.

4. Star Fetchers

Star Fetchers adalah perjalanan dua penjahat kota karena mereka menghadapi gangster tersulit yang pernah ada.

Game ini merupakan game aksi petualangan yang nuansa dan desainnya menyerupai acara TV tengah malam tahun 90-an, menyampaikan cerita dengan skenario aneh, karakter jelek dan aksi serba cepat.

Ikuti geng “The Thornz” saat mereka merangkak keluar dari perkampungan kumuh dan berhasil mencapai puncak.

5. Gunfire Reborn

Gunfire Reborn adalah game action-adventure berbasis level yang juga memiliki elemen FPS, Roguelite, dan RPG. Pemain dapat mengontrol karakter dengan berbagai kemampuan untuk mengalami beragam gameplay, menggunakan senjata yang dijatuhkan secara acak untuk menjelajahi level acak. Game ini dapat dimainkan oleh pemain tunggal, atau Co-op hingga empat pemain.

Artikel Lainnya

Aksesoris Komputer dan Laptop

Link/URL di bawah merupakan link afiliasi, di mana Computory akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang dilakukan mengggunakan link tersebut.