6 Hal yang Wajib Dilakukan Setelah Instal Ulang Windows 10

Berikut ini akan Computory jelaskan mengenai 6 hal yang harus dilakukan setelah menginstal ulang Windows 10 supaya menambah pengetahuan dan informasi.

Ketika komputer Anda tidak berfungsi sebagaimana mestinya, menginstal ulang Windows terkadang merupakan satu-satunya cara untuk memperbaikinya. Misalnya, Anda tidak dapat terhubung ke Internet karena masalah driver, lupa menginstal beberapa aplikasi, kehilangan pengaturan dan konfigurasi aplikasi, dll.

Setelah sebelumnya kami telah menjelaskan mengenai apa saja hal yang harus diperhatikan sebelum menginstal ulang Windows 10, kali ini kami akan menjelaskan mengenai apa saja hal yang wajib dilakukan SETELAH melakukan proses instal ulang Windows 10 yang juga tidak kalah pentingnya.

4 Hal yang Wajib Dilakukan Sebelum Instal Ulang Windows 10

Apa yang Harus Dilakukan Setelah Menginstal Ulang Windows 10 ?

Beberapa hal yang perlu dilakukan dan dipersiapkan setelah melakukan instal ulang Windows 10 sehingga Windows akan dapat berjalan lancar dan terhindar dari berbagai kendala yang mungkin terjadi adalah sebagai berikut.

Instal Driver Perangkat

Hal pertama yang harus dilakukan setelah menginstal Windows adalah menginstal semua driver yang Anda unduh sebelumnya. Sekali lagi, jika Anda memiliki akses internet, maka banyak driver akan terinstal secara otomatis. Tetapi meskipun jika Anda memiliki GPU Nvidia atau AMD, maka Anda mungkin perlu menginstal driver nvidia atau driver AMD secara manual yang mana driver-driver tersebut dapat diunduh dari situs resmi mereka.

 

Perbarui Windows

Setelah menginstal driver perangkat keras, Anda perlu menginstal pembaruan Windows. Hal ini penting dilakukan karena biasanya pembaruan ini akan berisi perbaikan bug, patch keamanan, dan pembaruan fitur.

Untuk memperbarui Windows 10, buka aplikasi Pengaturan dengan menekan pintasan keyboard Win + I, navigasikan ke “Update & Security -> Windows Update” dan klik tombol “Check for updates“.

Unduh dan Instal Semua Perangkat Lunak

Selanjutnya, unduh dan instal semua perangkat lunak yang diperlukan. Untuk perangkat lunak yang umum digunakan seperti browser, pemutar media, penampil gambar, dll., gunakan Ninite. Perangkat lunak gratis ini mengotomatiskan semuanya dan menginstal perangkat lunak umum hanya dengan satu klik.

Konfigurasi Pengaturan Windows dan Aplikasi

Setelah menginstal semua perangkat lunak yang diperlukan, sekarang saatnya untuk mengkonfigurasi pengaturan Windows. Ketika saya mengatakan pengaturan Windows, saya berbicara tentang pengaturan umum, seperti menyembunyikan ekstensi file, menonaktifkan item startup yang tidak diinginkan, mengatur Windows Halo, mengubah aplikasi default, dan lain sebagainya.

Aktifkan Delete Confirmation Prompt

Ini adalah salah satu kemudahan kecil yang dapat menyelamatkan Anda dari menghapus file penting secara tidak sengaja, terutama saat Anda sedang “bersih-bersih” isi dari PC atau laptop.

Secara default, Windows 10 langsung mengirimkan file yang dihapus ke Recycle Bin tanpa meminta konfirmasi terlebih dahulu. Ini membuat Anda lebih mungkin kehilangan atau menghapus file tanpa menyadarinya.

Untuk membuat segalanya sedikit lebih aman, Anda dapat mengaktifkan fitur konfirmasi penghapusan dengan cara Klik kanan Recycle Bin, klik Properties, lalu centang kotak “Display delete confirmasi dialog”.

Membuat Backup dari Windows

Langkah ini opsional. Namun, membuat backup image setelah menginstal dan mengkonfigurasi Windows 10 sangat disarankan untuk dilakukan.

Backup ini memungkinkan Anda memulihkan Windows dengan cepat jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di masa mendatang. Tentu saja, Anda masih harus memperbarui Windows dan perangkat lunak lain setelah memulihkan Windows, tetapi membuat backup akan dapat mempermudah dibandingkan menginstal ulang dan menjalani seluruh proses dari nol.

Exit mobile version