BeritaGaming

Ramai Diminati, GPX Cup Tournament 2021 Capai 20.000 Tim Pendaftar

Computory.com – Seperti yang dilaporkan sebelumnya, kumpulan ex pro player di Geng Kapak atau GPX dipastikan akan menggelar turnamen Mobile Legends bertajuk GPX Cup Tournament 2021. Banyak diminati, turnamen ini telah mencapai 20.000 tim pendaftar.

Sebelumnya, kerap kali membuat live streaming di Nimo TV secara bersama-sama, para mantan pro player seperti Oura, Donkey, Marsha hingga Baim Wong lalu sepakat membentuk Geng Kapak atau GPX.

Karena cukup aktif melakukan live streaming dan konten-konten Mobile Legends, sempat santer terdengar jika Geng Kapak atau GPX akan bergabung ke ranah pro scene.

Oura dan kawan-kawan disebut-sebut sedang mencari investor untuk membawa GPX bergabung dengan gelaran Mobile Legends terbesar di Indonesia yaitu MPL Indonesia.

Baru pada Senin (8/2/2021) lalu, Geng Kapak melalui akun resminya @gpx.idn lalu mengumumkan gelaran Mobile Legends miliknya yaitu GPX Cup Tournament 2021.

Geng Kapak gelar GPX Cup Tournament 2021. (instagram/gpx.idn)Geng Kapak gelar GPX Cup Tournament 2021. (instagram/gpx.idn)

 

Belum ada informasi yang pasti mengenai gelaran Mobile Legends tersebut. Namun, dalam poster yang diunggah, gelaran dari Geng Kapak ini rupanya merupakan hasil kerja sama dengan Nimo TV.

Banyak peminat, dalam waktu singkat, pendaftaran untuk GPX Cup Tournament 2021 resmi ditutup pada Kamis (11/2/2021) lalu. Berdasarkan informasi di akun GPX, pendafaran turnamen Mobile Legends ini telah mencapai 20.000 tim.

Nantinya, 20.000 tim ini akan diseleksi menjadi 64 peserta yang kemudian akan masuk ke dalam grup WhatsApp bersama panitia penyelenggara.

Digelar oleh para veteran di dunia Mobile Legends, wajar saja jika GPX Cup Tournament 2021 mendapat perhatian besar dari penggemar terutama untuk para penggemar game terbesar di Indonesia ini.

Artikel ini terbit pertama kali di HITEKNO

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Beri dukungan kepada kami dengan cara mematikan Adblock