Microsoft Tutup Permanen Semua Toko Ritel Mereka

microsoft-tutup-toko-permanen
Bagikan Artikel Ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Microsoft pada hari Jumat (26/06/2020) mengumumkan perubahan dramatis dalam strategi ritelnya yang berimbas pada ditutupnya semua lokasi Microsoft Store secara fisik.

Seperti banyak bisnis lainnya, Microsoft mulai menutup toko ritel pada pertengahan Maret karena pandemi Covid-19. Beberapa karyawan yang terkena dampak sibuk melatih pelanggan bisnis dan pendidikan tentang cara bekerja dari jarak jauh selama kondisi normal yang baru. Yang lain melangkah untuk membantu menyelenggarakan lokakarya, perkemahan musim panas, dan wisuda virtual.

Tetapi akhirnya saat ini Microsoft akan menutup semua Microsoft Store dan hanya menyisakan 4 toko utama.

“Saat kami menatap ke depan, kami memulai babak baru untuk Microsoft Store,” tulis wakil presiden perusahaan Microsoft Store, Brad Porter di LinkedIn. “Sebagai bagian dari rencana bisnis kami, kami mengumumkan perubahan strategis dalam operasi ritel kami, termasuk menutup lokasi fisik Microsoft Store. Anggota tim ritel kami akan terus melayani pelanggan yang bekerja dari fasilitas perusahaan Microsoft atau dari jarak jauh dan kami akan terus mengembangkan tim kami yang beragam untuk mendukung misi dan sasaran perusahaan secara keseluruhan. ”

Toko-toko Microsoft unggulan di London, New York City, Sydney dan Redmond akan tetap terbuka, tetapi sebagai “penataan kembali ruang-ruang baru,” kata Porter.

Siaran pers Microsoft mengatakan mereka akan berubah menjadi “Pusat Pengalaman Microsoft.” Perusahaan juga berjanji untuk meningkatkan versi digital dari Microsoft Store dengan “dukungan pelanggan virtual dari para ahli tepercaya kami, video tutorial online, lokakarya virtual dengan tips dan banyak lagi,” termasuk panggilan dukungan penjualan video pribadi. Porter mengatakan bahwa etalase digital Microsoft dan Xbox Microsoft sudah mencapai 1,2 miliar pelanggan setiap bulan.

Menurut situs webnya, Microsoft mengoperasikan lebih dari 70 toko di AS yang tersebar di 31 negara bagian. Mereka tidak mengatakan apakah PHK akan datang sebagai akibat dari penutupan toko. Porter hanya menyatakan bahwa “komitmen kami untuk menumbuhkan dan mengembangkan karier dari kumpulan talenta yang beragam ini lebih kuat dari sebelumnya.”

BACA JUGA  Legend, 6 Pro Player Mobile Legends Ini Langganan MPL Sejak Season 1

Microsoft Stores memulai debutnya pada tahun 2009, berfungsi sebagai showcase untuk Surface, Xbox, dan PC lainnya, serta pusat informasi untuk Windows itu sendiri. Microsoft menutup pintu semua toko ritel pada 16 Maret sebagai tanggapan atas pandemi yang sedang berlangsung. Sayangnya, mereka tidak akan dibuka lagi.

Artikel Lainnya

Aksesoris Komputer dan Laptop

Link/URL di bawah merupakan link afiliasi, di mana Computory akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang dilakukan mengggunakan link tersebut.

Tinggalkan Balasan