Hasil Studi: Gamer Animal Crossing Lebih Agresif Dibanding GTA V

Bagikan Artikel Ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Computory.com – Selama ini game Grand Thef Auto V atau GTA V dikenal memiliki banyak adegan kekerasan. Sedangkan Animal Crossing: New Horizons dikenal karena visualnya yang imut.

Namun sebuah studi terbaru mengungkap hal menarik dari para gamer terkait kecenderungan untuk agresif. Baik dari judul game maupun platform tempatnya bermain.

Hasil studi ini mendapati player Xbox lebih agresif dibandingkan PlayStation. Dan mengejutnkannya, gamer GTA V punya tingkat agresi fisik lebih rendah dari palyer Animal Crossing.

Dialihbahasakan dari Gamerant, dalam penelitian ini, psikolog profesional melibatkan 964 gamer untuk mengisi kuisioner Buss Perry Aggression.

Sebelumnya, mereka diminta memilih tiga game yang paling disukai dalam urutan preferensi dan sistem apa yang digunakan untuk memainkannya.

Tes ini dimaksudkan untuk mengukur tingkat agresi pada individu berdasarkan bagaimana mereka menanggapi setiap pertanyaan.

Agresi Fisik, Agresi Verbal, Kemarahan, dan Permusuhan seseorang semuanya dimaksudkan untuk diukur dengan Kuesioner Agresi Buss Perry.

Ilustrasi gamer PlayStation 4. (Pakutaso)Ilustrasi gamer PlayStation 4. (Pakutaso)

 

Lalu bagaimana hasilnya? Menurut peneliti, gamer Xbox didapai punya kecenderungan paling agresif dibandingkan dengan player PlayStation dalam empat kategori survei di atas.

Peneliti juga mendapati gamer pria 20 persen lebih agresif dibandingkan gamer wanita. Juga game tertentu dikaitkan dengan lebih banyak agresi daripada yang lain.

Menariknya, mereka yang main game selama 20-30 jam per minggu terkadang kurang agresif dibanding gamer yang main selama 11-20 jam per minggu.

Namun tingkat agresi lebih rendah ditemukan pada player yang main game kurang dari 11 jam per minggu.

Studi ini juga mendapati gamer Call of Duty paling agresif, diikuti dengan Battlefield dan FIFA. Menurut peneliti, tiga game ini memiliki fokus ekstrem pada multiplayer kompetitif.

BACA JUGA  Miss Indonesia 2019 Hingga Gamer, Ini 5 Potret Cantik Cindy Monika

Menurut peneliti, manusia cenderung menjadi agresif ketika secara aktif berkompetisi satu sama lainnya, tidak hanya lewat video game namun juga olahraga dan hal lainnya.

Mengejutkannya, studi ini juga mendapati game non-kompetitif yang memiliki beberapa player yang punyakecenderungan lebih agresif.

Grand Theft Auto V (GTA V). (Rockstargames).Grand Theft Auto V (GTA V). (Rockstargames).

 

Menurut peneliti, Animal Crossing: New Horizons didapati pemain yang lebih agresif secara fisik daripada mereka yang memainkan Grand Theft Auto 5.

Hal ini tentu saja mengejutkan, Grand Theft Auto 5 punya elemen kekerasan lebih besar. Jauh lebih besar dibanding Animal Crossing: New Horizons yang terlihat lebih imut.

Sayangnya analis tidak merinci apa dan bagaimana yang membuat player Animal Crossing: New Horizons bisa lebih agresif secara fisik dibandingkan player Grand Theft Auto 5.

Tentu saja temuan hasil studi terbaru ini jadi menarik, karena selama ini banyak penelitian tentang agresi dan potensi kekerasan terkait video game.

Sebelumnya ada peletian Oxford Internet Institute yang mendapati tidak selalu ada kaitan antara agresi dan kekerasan dengan video game.

Sedangkan kini hasil studi terbaru mendapati tingkat agresif dari video game lebih banyak berasal dari aspek kompetitif mereka, bukan tingkat kekerasan.

Artikel ini terbit pertama kali di HITEKNO

Artikel Lainnya

Aksesoris Komputer dan Laptop

Link/URL di bawah merupakan link afiliasi, di mana Computory akan mendapatkan komisi dari setiap pembelian yang dilakukan mengggunakan link tersebut.

Tinggalkan Balasan