BeritaGaming

Gaji Pro Player Belum Dibayar, Aerowolf Limax Kena Sanksi dari PUBG Mobile

Png;base64,iVBORw0KGgoAAAANSUhEUgAAAYYAAADcAQMAAABOLJSDAAAAA1BMVEUAAACnej3aAAAAAXRSTlMAQObYZgAAACJJREFUaIHtwTEBAAAAwqD1T20ND6AAAAAAAAAAAAAA4N8AKvgAAUFIrrEAAAAASUVORK5CYII=

Computory.com – Pro scene PUBG Mobile dikejutkan dengan sanksi tegas yang diberikan PUBG Mobile Indonesia untuk Aerowolf Limax. Sanksi tegas ini diberikan menyusul keluhan terkait gaji pro player yang belum juga dibayarkan.

Dalam pengumuman resmi yang diunggah ke Instagram Kamis (17/6/2021) lalu, PUBG Mobile Indonesia memberikan pengumuman yang efektif dan segera mengenai nasib Aerowolf Limax di pro scene.

Berdasarkan pengumuman tersebut, Aerowolf Limax nantinya akan dicabut haknya untuk berpartisipasi dalam liga PUBG Mobile di seluruh dunia. Tidak main-main, sanksi ini akan berlaku hingga 31 Desember 2022 mendatang.

Aerowolf Limax akan dicabut haknya untuk berpartisipasi dalam liga PUBG Mobile di seluruh dunia hingga 31 Desember 2022.. Ini adalah reaksi atas kesalahan manajemen Aerowolf Limax yang telah menyebabkan kerugian finansial” tulis pengumuman tersebut.

Dijelaskan dalam pengumuman tersebut, sanksi ini diberikan terkait kesalahan manajemen Aerowolf yang menyebabkan kerugian finansial untuk para pro player dari Aerowolf Limax.

Kedepannya, PUBG Mobile meyakinkan untuk selalu melakukan advokasi untuk menciptakan ekosistem yang adil dan sehat untuk tiap pro player agar dapat berkembang dan tumbuh bersama.

Beberapa rumor sebelumnya menyebutkan jika pihak manajemen Aerowolf masih belum juga membayar gaji sejumlah pro player. Tidak hanya di pro scene PUBG Mobile, belum dibayarnya gaji ini juga dialami oleh pro player Mobile Legends.

Hingga artikel ini dibuat, belum ada kepastian mengenai kebenaran rumor gaji yang menyandung manajemen Aerowolf ini. Pasalnya, tim eSports tersebut masih belum banyak berbicara mengenai rumor tersebut.

Artikel ini terbit pertama kali di HITEKNO

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Back to top button

Adblock Terdeteksi

Beri dukungan kepada kami dengan cara mematikan Adblock