Beli Game di Steam Mulai Juli 2020 Akan Kena Pajak 10 Persen

beli-game-steam-kena-pajak-10-persen
Bagikan Artikel Ini
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on pinterest
Share on telegram
Share on email
Share on print

Mulai tanggal 1 Juli 2020, setiap pembelian game yang dilakukan pada platform Steam, akan dikenakan pajak pertambahan nilai (PPN) sebesar 10 persen dari harga jual game tersebut.

Hal ini merupakan bentuk upaya pemerintah untuk meningkatkan pendapatan negara melalui pengenaan pajak, yang khususnya di era saat ini juga perlu untuk mengincar produk-produk digital.

Pemungutan pajak ini sejalan dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 48/PMK.03/2020 yang ditetapkan pada tanggal 5 Mei 2020 lalu, mengenai:

Tata Cara Penunjukan Pemungut, Pemungutan, dan Penyetoran, serta Pelaporan Pajak Pertambahan Nilai atas Pemanfaatan Barang Kena Pajak Tidak Berwujud dan/ atau Jasa Kena Pajak dari Luar Daerah Pabean di Dalam Daerah Pabean melalui Perdagangan melalui Sistem Elektronik.

Beberapa perusahaan luar negeri seperti Google pun sudah terkena aturan ini, namun khusus untuk Steam yang selama ini bebas pajak, hal itu akan berubah mulai bulan Juli mendatang.

Steam sendiri sudah mencantumkan pada situs mereka bahwa Indonesia termasuk ke dalam negara yang akan mengenakan pajak sebesar 10% atas pembelian game dari platform mereka yang dilakukan oleh Warga Negara Indonesia.

Meskipun akan menjadi lebih mahal. tetapi pajak yang kita bayarkan persentasenya masih lebih rendah dibandingkan beberapa negara lain seperti Arab Saudi (15%), Jerman (19%), dan juga Latvia, Lithuania, Iceland, Republik Ceko, dan Hungaria (20%)..

Artikel Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *